MANFAAT PUASA DARI SISI MEDIS

Puasa di bulan ramadhan merupakan salah satu kewajiban utama yang ditetapkan Allah SWT untuk dijalani setiap umat muslim di seluruh dunia. Tak hanya pahala yang berlimpah, beragam manfaat baik dari puasa pun dijanjikan oleh Sang Khalik.

Dalam surat Al-Baqarah ayat 184, Allah menyebutkan, “Dan berpuasa itu lebih baik bagi kamu.” Baginda Nabi Muhammad SAW juga mengatakan dalam haditsnya, “Berpusalah agar kamu mendapat kesehatan.”

Dari keduanya, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa puasa adalah tameng dalam menangkis berbagai penyakit yang mampu menggangu keseimbangan kesehatan dalam tubuh.

Bila ditelisik dari sisi medis, orang yang berpuasa mengalami detoksifikasi, yaitu pelepasan toksin dan sampah metabolisme yang tertimbun selama 11 bulan di dalam tubuh kita. Reaksi dari detoksifikasi adalah panas diikuti pelepasan toksin, yang bisa menimbulkan muntah, diare, banyak mengeluarkan air seni, sakit kepala hebat dan  lainnya. Beratnya reaksi tergantung seberapa berat toksin dan sisa-sisa metabolisme yang mengendap dalam tubuh. Orang yang baru pertama kali puasa akan mengalami reaksi yang hebat, dan bagi yang sudah terbiasa puasa akan terjadi reaksi ringan.

Mengingat selama puasa pekerjaan tubuh khususnya pencernaan cukup ringan, maka tubuh kita dapat bekerja cepat dalam melakukan revitalisasi sel-sel, khususnya sel hati, ginjal, dan kelenjar-kelenjar terutama kelenjar pencernaan.

Puasa juga dapat mencegah dan mengobati penyakit kencing manis, dan tumor ganas terutama stadium awal. Beberapa penyakit berat seperti jantung, tekanan darah tinggi dan stroke juga mampu dicegah melalui berpuasa.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa puasa membuat proses pembentukan protein sel menjadi lebih efisien dan mengurangi kesalahan dalam pembentukan DNA, sehingga sel yang terbentuk lebih baik.

Kekuatan fisik pun meningkat selama menjalani puasa. Hal ini bisa dibuktikan bahwa pada bulan puasa angka para pesakitan menurun drastis, terutama pada tanggal 11-20 ramadhan. Perbaikan kondisi fisik ini pun dapat dirasakan oleh orang yang berpuasa secara awam. Beberapa klinik di Amerika Serikat bahkan menggunakan metode detoksifikasi dengan berpuasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>