MAKANLAH KAMBING ANDA AKAN SEHAT

Sebarkan Ke Rekan Anda

MAKANLAH KAMBING ANDA AKAN SEHAT

Dr. Mohammad Ali Toha Assegaf

Pengkaji Kedokteran Nabawiy

 

Kebanyakan masyarakat kita akan takut jika mendengar daging kambing . Mereka membayangkan penyakit-penyakit berat seperti tekanan darah tinggi, stroke, obesitas, penyakit ginjal dll. Benarkah demikian ? Jawabannya adalah tidak benar . Penyakit-penyakit berat seperti tersebut diatas tidak sedemikian mudah terjadi pada diri kita. Banyak faktor yang merupakan mosaik terjadinya penyakit-penyakit berat tersebut, diantaranya adalah stress, kurang gerak, merokok, kurang minum, bakat terhadap penyakit tertentu dll.

Bagi orang-orang yang menerapkan pola hidup yang tidak sehat, meskipun dia menjaga dietnya secara ketat tetap saja akan terkena penyakit-penyakit yang tingkat risikonya tinggi untuk terjadinya kematian mendadak ataupun kecacadan tersebut diatas. Perlu dijelaskan kepada masyarakat luas tentang daging kambing ini. Perhatikan penelitian-penelitian yang dilakukan melalui lembaga prestisius tentang kambing ini.

 

Hasil analisa dari USDA National Nutrients Database for Standard Reference tahun 2007 menunjukkan bahwa daging kambing memiliki kandungan lemak total, kolesterol, dan lemak jenuh (saturated fat) yang lebih rendah jika dibandingkan babi, sapi, domba dan bahkan dibandingkan ayam. Kandungan protein daging kambing sedikit lebih tinggi, dan daging kambing memiliki kadar lemak tak jenuh yang lebih tinggi . seperti kita ketahui lemak tak jenuh adalah kolesterol baik yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Penelitian juga menunjukkan bahwa daging kambing memiliki kadar zat besi yang lebih tinggi, kalium yang lebih tinggi, vitamin B1 yang lebih tinggi, dan kadar sodium/garam dapur yang lebih rendah dibandingkan empat macam daging lainnya . Maka dokter dan ahli nutrisi dapat menyimpulkan bahwa daging kambing adalah daging yang paling sehat dibandingkan daging babi, sapi, domba dan bahkan daging ayam.

 

Penyebab penyakit berat umumnya adalah merupakan mosaik dari banyak faktor yang saling berkait . Dalam istilah medis dikatakan multifaktorial .

Misalnya stroke, yang ditandai dengan kelumpuhan separuh badan adalah merupakan gangguan pembuluh darah yang disebabkan oleh berbagai faktor yang menyebabkan kerusakan pembuluh darah tersebut, misalnya Diabetes Mellitus, kelebihan kolesterol, tekanan darah tinggi, asam urat, gangguan jantung, stres dan sebagainya . Lalu dimana pengaruh makan daging kambing terhadap penyakit ini ? jawabannya adalah tidak ada pengaruh langsung makan daging kambing dengan penyakit-penyakit ini.

 

Meskipun demikian, sama seperti makanan lainnya, makan daging kambing sebaiknya jangan berlebihan, 200 gram adalah volume yang cukup buat ukuran manusia Indonesia. Allah SWT berfirman:”makan dan minumlah dan jangan berlebihan” . Dalam beberapa riwayat Rasulullah SAW memakan daging kambing dan memuji manfaatnya bagi kesehatan . Ibnu Qayyim Aljauziah menyatakan dalam bukunya ath-thibbun Nabawiy bahwa daging kambing yang terbaik adalah daging kambing muda karena dagingnya lembut, lembab dan dan keasamannya mendekati keasaman tubuh manusia, dijelaskan pula bahwa daging kambing yang sering mendatangkan mudharat bagi kesehatan adalah daging kambing yang usianya tua. Belakangan bahkan ada kecenderungan kambing disembelih dan dimakan dagingnya pada usia 5 bulan, atau bahkan 3 bulan. Sebaiknya kambing disembelih segera pada saat giginya baru tanggal.

 

Kesalah pahaman masyarakat tentang daging kambing juga adalah bahwa daging kambing bisa mengobati tekanan darah rendah. Rendahnya tekanan darah bukan masalah yang serius dibandingkan naiknya tekanan darah. Meskipun demikian orang yang tekanan darahnya rendah perlu diperiksa berbagai faktor agar diketahui penyebabnya lalu diobati sesuai dengan penyebabnya.

Namun ada hal yang perlu diingat bahwa daging kambing bersifat panas dan sifat panas ini akan banyak manfaatnya bagi para pasien yang menderita sindroma dingin. Bagi mereka yang menderita sindroma panas tidak dianjurkan makan daging kambing. Masuknya panas yang berlebihan bagi mereka yang memang sudah kelebihan energi memang bisa mengganggu keseimbangan panas dan dingin dalam tubuh dan bisa menimbulkan gangguan kesehatan dan keluhan-keluhan.

 

Ada beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam mengkonsumsi daging kambing sbb.:

  1. Makanlah daging kambing muda
  2. Makanlah dalam porsi sedang yaitu 200 gram, atau kira-kira 8-10 tusuk sate berukuran sedang. Lebih baik lagi jika anda memesan sate yang dibakar tanpa dibubuhi irisan lemak (gajih).
  3. Jika anda makan sate kambing, jangan minum teh karena teh mengandung zat tanin yang mencegah penyerapan zat besi .
  4. Karena kambing adalah makanan yang panas, jangan lupa minum minuman yang mendinginkan perut anda, anda bisa memilih jus jeruk, jus belimbing atau tomat.
  5. Jika anda memiliki problem sakit maag hindari lemaknya dan jangan mengkonsumsi kambing berlebihan, buah-buahan jangan dijus tapi bisa diperas atau dimakan langsung sebagai buah
  6. Kontribusi garam terbesar dalam sate adalah pada kecap, maka sate jangan dibakar menggunakan kecap, dan kecap jangan dikonsumsi berlebihan
  7. Daging yang direbus dan diberi bumbu rempah lebih sehat daripada sate namun hati-hati dengan lemak berlebihan ataupun jerohan yang sering ada dalam gulai maupun masakan kambing. Berhati-hati makan lemak bukan hanya berlaku pada lemak kambing namun juga lemak lainnya.
  8. Sayur, bawang merah, bawang bombay dan tomat yang sering dibubuhkan dalam sate hendaknya dimakan pula karena memberi manfaat mengurangi efek negatif lemak dalam daging. Dan membantu melancarkan buang air besar.

 

Ada hal penting yang bisa menjadi pendukung pandangan penulis tentang amannya kambing dan bagusnya khasiat daging kambing, yaitu:

  • Kita tidak akan pernah melihat kambing gemuk, sementara sapi gemuk sangat banyak, ayam gemuk banyak, babi apalagi. Jika kita menjumpai kambing yang besar maka kambing itu besar kerangkanya dan banyak dagingnya. Ini berarti memang kadar lemak kambing lebih sedikit dari pada 3 binatang ternak lainnya tersebut diatas.
  • Para peternak kambing menjelaskan bahwa kambing adalah binatang ternak yang sangat jarang sakit dan mereka mendapat keuntungan lebih besar dibandingkan beternak sapi, dimana angka kematian sapi lebih besar daripada kambing. Berarti kambing adalah binatang yang memiliki daya tahan tubuh besar sehingga memakan dagingnya akan menyehatkan.
  • Orang yang mengkonsumsi daging kambing secara rutin dengan porsi cukup dan menjaga pola hidup sehatnya, tidak menderita penyakit berbahaya.
  • Pernah diadakan penelitian di FK-UGM, dan telah dibuktikan secara ilmiah bahwa mengkonsumsi daging kambing tidak akan meningkatkan tekanan darah.
  • Kambing adalah binatang peliharaan para Nabi, termasuk Nabi Muhammad SAW.

Hendaklah kita ingat sifat panasnya daging kambing maka jika kita makan daging kambing hendaknya diikuti dengan banyak minum air putih dan makan sayuran, agar memudahkan buang air besar. Demikianlah menurut hemat penulis, daging kambing adalah daging terbaik, menyehatkan dan layak dikonsumsi secara rutin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *