Leptospirosis

Sebarkan Ke Rekan Anda

Leptospirosis

Penyakit Banjir Yang Perlu Diwaspadai Di Musim Hujan

Dr. Mohammad Ali Toha Assegaf

Pengkaji Kedokteran Nabawiy

Leptospirosis adalah penyakit yang dapat terjadi pada manusia maupun hewan yang disebabkan infeksi bakteri leptospira yang terdapat di dalam air seni hewan yang terinfeksi. Kuman ini hidup dan berkembang biak di tubuh hewan. Kasus penyakit ini banyak timbul pada musim hujan, terutama pada daerah yang terkena banjir.
Pengobatan tidak sulit, namun jika terlambat diobati, komplikasi leptospirosis dapat menyebabkan kerusakan ginjal, selain hati dan dan bahkan otak.

Gejala dan Tanda

Gejala yang timbul seperti  gejala flu biasa (demam, pegal, nyeri kepala, batuk kering). Kadang disertai mual-muntah, diare, nyeri otot, terutama daerah betis, punggung dan perut, pada stadium lanjut bisa muncul gejala penyakit kuning, demam, kuning dan mata merah (khas pada leptosprirosis).

Gejala leptospirosis menjadi lebih berat jika tidak diobati. Keadaan yang memberat ini biasa disebut dengan sindrom Weil’s.

Pemeriksaan  untuk mendukung penegakan diagnosis biasanya dokter akan memeriksa urin lengkap, dan biakan kuman dari sampel darah dan urin pasien.

Tata laksana

Penyakit ini dapat diobati dengan pemberian antibiotika golongan penicillin, streptomycine, chloramphenicol dan erythromycine. Gejala lain dapat diberikan obat sesuai dengan gejalanya.

Pengobatan herbal yang bisa mendukung pemulihan kesehatan adalah Lipro @ 2 X sehari @ 3 kapsul ditambah kapsul LP 3 X sehari @ 1 kapsul.

Kurangi makan lemak dan makan buah naga sehari 1 buah ukuran sedang.

Jika diobati selagi masih dini, leptospirosis umumnya bisa diatasi dengan baik

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *