Lupus Eritematosus Sistemik

Sebarkan Ke Rekan Anda

Lupus Eritematosus Sistemik

Penyakit Seribu Wajah

Dr. Mohammad Ali Toha Assegaf
Pengkaji Kedokteran Nabawiy

 

Lupus eritematosus sistemik (LES) adalah penyakit autoimun sistemik yang mengacaukan sistem kekebalan tubuh yang secara keseluruhan mengakibatkan kerusakan pada beberapa organ tubuh. Penyakit ini berjalan secara episodik (berulang, hilang timbul) yang diselingi periode sembuh. Perjalanan penyakit LES sulit diduga dan sering berakhir dengan kematian. Karenanya bila anak mengalami demam yang tidak diketahui penyebabnya, dengan disertai nyeri sendi, anemia, radang ginjal (nefritis), gangguan jiwa/psikosis, dan kelelahan yang berlebihan, kita perlu curiga bahwa itu adalah LES. Penyebab terjadinya LES belum diketahui. Pada anak perempuan, mulainya terjadi LES biasanya pada umur 9-15 tahun

Gejala dan tanda

Gejala LES :

  1. Lemah, tidak nafsu makan, demam, lemah, dan menurunnya berat badan.
  2. Gejala di kulit termasuk ruam pada kulit, luka pada kulit dan selaput mulut, bintik-bintik merah, kebotakan, kulit merah-merah jika terkena sinar matahari.
  3. Nyeri persendian.
  4. Radang ginjal (Nefritis)diikuti bengkak-bengkak di wajah maupun kaki, tekanan darah tinggi dan bisa disertai gagal ginjal akut.
  5. Pembengkakan hati dan limpa.
  6. Nyeri perut akibat peradangan pembuluh darah.Diagnosis

Disamping pemeriksaan gejala dan tanda diatas perlu ada pemeriksaan Darah tepi, urine, Rontgen, USG ginjal, MRI kepala dll.

Penatalaksanaan

Penatalaksaan LES harus mencakup obat, diet, dan aktivitas.

Tujuan pengobatan LES adalah mengontrol manifestasi penyakit, sehingga anak dapat memiliki kualitas hidup yang baik tidak terjadi serangan yang berat, dan mencegah kerusakan organ tubuh yang serius yang dapat menyebabkan kematian. Adapun obat-obatan yang dibutuhkan antara lain:

  1. Antiinflamasi non-steroid
    Untuk pengobatan nyeri sendi.
  2. Kortikosteroid
    Dosis rendah, untuk mengatasi gejala klinis seperti demam, dermatitis, efusi pleura. Diberikan selama 4 minggu minimal sebelum dilakukan penyapihan.
    Dosis tinggi, untuk mengatasi krisis lupus, gejala nefritis, SSP, dan anemi hemolitik.
  3. Obat sitostatika
  4. Obat hipertensi
    Atasi hipertensi pada radang ginjal dengan agresif
  5. Kalsium
    Semua pasien LES yang mengalami radang sendi serta mendapat terapi prednison memerlukan suplementasi kalsium.

Diet

diet yang diperbolehkan adalah yang mengandung cukup kalsium, rendah lemak, dan rendah garam.

Aktivitas

Pasien lupus sebaiknya tetap beraktivitas normal. Olah raga diperlukan untuk mempertahankan kepadatan tulang dan menjaga agar berat badan normal. Jangan olah raga berlebihan karena lelah dan stress dapat menyebabkan kekambuhan. Disamping itu pasien disarankan untuk menghindari sinar matahari, bila terpaksa harus terpapar matahari harus menggunakan krim pelindung matahari (waterproof sunblock) setiap 2 jam.

Penatalaksanaan infeksi

Pengobatan segera bila ada infeksi terutama infeksi bakteri
Setiap kelainan urin harus dipikirkan kemungkinan radang ginjal.

Obat tradisional apa yang bisa diberikan ? Pada pasien yang tidak ada gangguan ginjal secara tradisional boleh minum Jintan hitam 2 X sehari @ 1 gram, dan minum wedang jahe pagi dan sore masing-masing 1 gelas (250 cc), mudah bukan ?, selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *